Struktur Atom: Perkembangan, Inti, Kulit, Nomor, Spektrum

Memahami struktur atom
Baca cepat Buka

Menurut Bohr, atom adalah struktur yang terdiri dari inti bermuatan positif yang dikelilingi oleh elektron yang melingkar. Elektron jatuh ke dalam inti ketika tidak ada gaya sentrifugal dalam gerakannya untuk mengimbangi gaya tarik inti. Atom adalah unit dasar materi, yang terdiri dari nukleus dan awan elektron bermuatan negatif di sekitarnya. Atom dengan jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral, sedangkan atom dengan jumlah proton dan elektron berbeda disebut positif atau negatif dan disebut ion. Struktur atom adalah unit dasar materi, yang terdiri dari inti atom dan awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Istilah atom berasal dari bahasa Yunani yang artinya tidak dapat dipotong atau dibagi.

Partikel dasar

Adalah partikel penyusun atom, terdiri dari elektron, proton dan neutron.

Proton: partikel atom dengan massa satu sma (sma) dan muatan +1.
Neutron: partikel atom yang memiliki massa satu sma (sma) dan bersifat netral.
Elektron: partikel atom tanpa massa dan muatan -1.

inti

Inti atom bermuatan positif dan terdiri dari proton dan neutron.

Notasi unsur (nomor atom dan massa atom)

Henry Gwyn-Jeffreys menyarankan istilah nomor atom (Z) untuk menggambarkan jumlah proton. Massa atom atau nomor massa (A) untuk menyebutkan jumlah nukleon (jumlah proton + neutron) dalam inti atom.

Cara menulis nomor atom (Z) dan massa atom (A)

→ X = tanda atom (elemen)

 A = nomor atom

 Z = massa atom

Nomor atom (Z) = jumlah elektron (e) = jumlah proton (p)

Massa atom (A) = jumlah proton + neutron

Jumlah neutron = A – Z

Untuk atom netral, berlaku hal berikut: jumlah elektron = jumlah proton.

Atom tidak netral

Atom netral adalah atom yang bermuatan listrik karena kelebihan atau kekurangan elektron dibandingkan dengan atom netralnya.

Atom bermuatan positif tanpa elektron disebut kation.
Sebuah atom bermuatan negatif ketika memiliki kelebihan elektron, itu disebut anion.

Contoh:

Cl–: Anion dengan 1 elektron ekstra
O2: anion dengan kelebihan 2 elektron
Na + : kation dengan kekurangan 1 elektron Kekurangan
Mg2-: kation dengan defisiensi 2 elektron

isotop

Atom dari unsur yang sama dapat memiliki massa yang berbeda, ini disebut isotop. Jadi isotop adalah unsur yang sama dengan jumlah proton yang sama tetapi jumlah neutron yang berbeda. Atau isotop adalah unsur sejenis yang memiliki nomor atom sama tetapi massa atomnya berbeda.

Contoh: isotop oksigen

isobar

Isobar adalah unsur-unsur dengan nomor massa yang sama tetapi nomor atom yang berbeda. Contoh: dengan

Isotop

Isoton adalah unsur dengan jumlah neutron yang sama. Contoh: dengan

isoelektron

Iso-elektron adalah atom/ion dengan jumlah elektron yang sama. Contoh: Na+ dengan Mg2+ dan K+ dengan Ar.
Perkembangan teori atom

Perkembangan konsep ilmiah atom dimulai oleh John Dalton (1805), kemudian dilanjutkan oleh Thomson (1897), Rutherford (1911), dan disempurnakan oleh Bohr (1914). Hasil eksperimen yang memperkuat konsep atom ini memberikan gambaran tentang susunan partikel-partikel tersebut dalam atom. Tujuan ilustrasi ini adalah untuk membantu Anda memahami sifat kimia atom. Deskripsi susunan partikel elementer dalam atom disebut model atom.
Baca lebih lanjut: Hormon tanaman

  1. Model atom Dalton

Dalton merumuskan bahwa atom adalah bagian terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi lagi. Suatu unsur memiliki atom yang sama dan berbeda untuk unsur yang berbeda. Sedangkan menurut Dalton, satu unsur tidak dapat diubah menjadi atom unsur lain. Atom bergabung untuk membentuk senyawa dalam proporsi sederhana. Misalnya, air terdiri dari atom hidrogen dan atom oksigen. Reaksi kimia adalah pemisahan atau penggabungan atau penataan kembali atom-atom sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.

  1. JJ Anak model atom Thomson

Thomson adalah salah satu peneliti elektron yang mengusulkan model atom. Dalam model atom Thomson, atom dimodelkan sedemikian rupa sehingga terdiri dari bahan bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif yang terdistribusi merata pada muatan positif. Dalam model Thomson, atom dimodelkan seperti roti kismis dengan elektron sebagai kismis dan muatan positif seolah-olah roti.

  1. Model atom Rutherford

Kehadiran partikel alfa, yang dipantulkan ketika lempengan emas tipis dibombardir dengan sinar alfa, mengejutkan Rutherford. Sana

Lihat Juga :

https://officialjimbreuer.com/
https://rollingstone.co.id/
https://www.dulurtekno.co.id/
https://excite.co.id/
https://creasi.co.id/