Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung

bkk-purworejo.co.id – Menjaga kesehatan jantung sangat penting karena jantung dianggap sebagai organ utama dari sifat sirkulasi.
Karena itu, penting bagi kita untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari gangguan di masa depan.

Jantung adalah organ yang paling penting dalam menentukan kehidupan manusia dan organ sentral yang menentukan respons kinerja organ-organ lain. Karena itu, sangat penting bagi kita, terutama bagi mereka yang telah mencapai usia 40 tahun, untuk menjaga kesehatan jantung.

A. Waspadai nyeri dada

Nyeri dada sering diabaikan dan diabaikan oleh beberapa orang dan gejala fisik diyakini merupakan tanda-tanda masuk angin yang mudah diatasi. Padahal, nyeri dada bisa jadi merupakan gejala seseorang menderita penyakit jantung.

Ada beberapa gangguan penyakit jantung yang sering diabaikan oleh masyarakat hingga penyakitnya semakin parah.
Sejumlah keluhan, terutama pada usia 40 dan lebih, harus dianggap sebagai gejala penyakit jantung:

Nyeri dada
pencetakan
lelah
nafas pendek
Ada riwayat impotensi yang sering terjadi
Sesak nafas saat tidur dalam posisi telentang.
Beberapa organ membiru.
Perut dan kaki membengkak.
Perut dan kaki membengkak.
Gejala lain penyakit jantung adalah rasa sakit yang hebat disertai dengan muntah. Situs nyeri terletak di belakang sternum dan kemudian menyebar ke leher dan bahu. Tempat-tempat lain adalah dari dada, yang terpancar di rahang, kemudian ulu hati dan daerah belakang antara dua bilah.

B. Saya menerima gaya hidup.

Untuk mengurangi risiko yang disebutkan di atas, pencegahan harus dilakukan melalui regulasi gaya hidup.
Tingkat stres dapat memicu hormon adrenal abnormal, yang merupakan salah satu hormon yang merangsang atau merangsang hipertensi, yang menekankan kerja jantung.

Untuk pencegahan ini, perlu mengubah gaya hidup yang lebih baik dengan melakukan kegiatan positif yang tidak menyebabkan masalah serius dan mengurangi tingkat stres.
Selain itu, model higienis harus dipertahankan baik untuk lingkungan pribadi maupun untuk lingkungan sebagai rumah yang bersih.

C. Pengaturan diet.

Selain gaya hidup, kebiasaan makan khususnya diterapkan, terutama pada usia 40 tahun. Cobalah diet seimbang karbohidrat, lemak dan protein. Semuanya bisa diatur melalui piramida diet. Urutannya adalah karbohidrat, lalu protein dan sayuran, lalu minyak dan lemak.
Konsumsi karbohidrat harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan kalori dari segala usia.

D. Kurangi lemak.

Lemak, terutama lemak hewani yang terkubur di dalam tubuh, merupakan penyebab utama masalah jantung. Kelebihan lemak dalam darah, terutama kolesterol dan trigliserida, yang dikenal sebagai dislipitdenia, menyebabkan oksidasi kolesterol dalam darah.

Karena itu, perlu mengurangi kadar lemak dalam darah. Meskipun dikatakan sebagai salah satu penyebab masalah jantung, konsumsi lemak tidak boleh dikesampingkan sepenuhnya, karena lemak adalah pelarut yang baik untuk hormon dan enzim.

E. Olahraga

Pencegahan lebih lanjut dapat dicapai melalui latihan ringan seperti Misalnya, berjalan cepat dan berenang selama satu jam dan tiga kali seminggu agar jantung berfungsi secara normal.

Pelatihan dapat meningkatkan metabolisme lemak, yang diubah menjadi energi dan panas untuk mencegah penumpukan lemak di dinding pembuluh.

Untuk menjaga kesehatan jantung, itu juga harus didukung oleh asupan vitamin dan nutrisi untuk mendukung proses metabolisme tubuh. Ini juga bermanfaat untuk pasien jantung dengan komplikasi diabetes mellitus. Karena vitamin dan mineral membantu menetralkan asam lemak di dinding pembuluh darah, sehingga tidak mengganggu kinerja jantung.

Menjaga kesehatan jantung adalah hal terpenting yang perlu kita lakukan karena jantung adalah organ terpenting dalam tubuh kita. Namun, tidak berbahaya jika kita menjaga kesehatan organ.

Sumber: www.caramedis.com

Baca Artikel Lainnya:

Pentingnya Belajar Sosiologi Dakwah

Perkembangan Smartphone Di Indonesia