Manfaat Kunyit

Kunyit adalah ramuan alami yang populer dalam masakan Indonesia. Secara umum, kunyit digunakan sebagai pewarna makanan kuning alami. Namun, kunyit tidak hanya untuk penambah rasa. Kunyit dapat dikonversi menjadi bahan untuk minuman sehat.

Kunyit bisa diubah menjadi minuman seperti teh. Konsumsi kunyit secara teratur dapat berdampak positif bagi kesehatan. Kunyit mengandung berbagai zat dan vitamin yang baik untuk tubuh. Dimulai dengan antiinflamasi untuk mencegah kanker, semuanya bisa dicapai dengan minum kunyit secara teratur.

Memasak asin, kunyit atau kunyit bukan hanya bumbu yang juga memiliki beragam khasiat sehat. Anda mungkin sudah tahu manfaat kunyit untuk meredakan gangguan pencernaan. Apa kelebihannya? Ayo, cari tahu!

Kunyit

Kunyit

Berikut adalah manfaat dari kunyit

1. Meredakan peradangan

Bahan aktif curcumin dalam kunyit adalah antioksidan yang mengandung efek anti-inflamasi yang kuat. Satu sendok teh kunyit atau bubuk cincang halus mengandung sekitar 200 miligram curcumin.

Curcumin diyakini menghambat kerja sitokin dan enzim yang menyebabkan peradangan di dalam tubuh. Curcumin juga anti-inflamasi dengan menurunkan kadar histamin dan meningkatkan produksi kortison adrenal alami.

Dari sana, berbagai hasil uji praklinis dari Jurnal AAPS melaporkan efektivitas kunyit dalam berbagai penyakit radang. Dimulai dengan kanker, penyakit kardiovaskular, sindrom koroner akut, radang sendi, arteriosklerosis dan diabetes.

Namun sejauh ini, belum ada penelitian besar yang dapat menunjukkan sifat anti-inflamasi kunyit pada manusia.

2. Mengobati maag

Kunyit telah lama digunakan sebagai obat untuk gangguan pencernaan alami. Ketika gejala mulas muncul kembali, tidak salah untuk membuat secangkir teh kunyit panas untuk menghilangkan rasa sakit.

Radang lambung dapat dipicu oleh munculnya radang lambung karena infeksi bakteri H. pylori, penggunaan jangka panjang penghilang rasa sakit, racun rokok, alkohol dan beberapa makanan. Hal-hal ini dapat mengikis lapisan usus dan kerongkongan untuk memicu refluks asam lambung.

Farmakognosi Ulasan penelitian telah menyelidiki efek curcumin dalam mengobati peradangan dari luka dan melindungi perut dari iritasi ini dengan meningkatkan produksi lendir lambung.

Selain itu, sebuah artikel di majalah Systematic Reviews mengatakan bahwa kunyit membantu mengurangi tingkat kekambuhan mulas. Karena curcumin dalam kunyit juga mengontrol produksi asam lambung dan empedu berlebih.

3. Mengempiskan perut kembung

Gas buang (kentut) adalah tanda bahwa pencernaan baik-baik saja, tetapi apakah berlebihan? Ada yang salah dengan perut.

Curcumin membantu otot-otot organ pencernaan terus bergerak dengan lancar untuk menurunkan tekanan gas di perut. Kunyit juga membantu perut menghentikan produksi asam berlebihan yang menyebabkan kembung.

4. Meredakan gejala IBS (irritable bowel syndrome)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah peradangan usus yang menyebabkan masalah usus jangka panjang. Jika peradangan menyebabkan kontraksi usus berkontraksi terlalu sering, diare kronis terjadi. Sebaliknya, peradangan jarang menyebabkan kontraksi otot-otot usus, yang menyebabkan sembelit kronis.

Singkatnya, kunyit aman dan mudah ditoleransi untuk orang dengan IBS. Penelitian Singapura, yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Medicine pada 2018, menunjukkan bahwa kunyit mengurangi intensitas sakit perut yang disebabkan oleh gejala IBS.

Potensi ini didasarkan pada antioksidan dan efek anti-inflamasi dari curcumin, yang membantu menghaluskan otot-otot pencernaan. Penelitian yang sama juga mengungkap manfaat kunyit untuk menyeimbangkan koloni bakteri baik di usus.

Selain masalah diare IBS, kunyit juga berguna untuk mengatasi diare yang disebabkan keracunan makanan. Kandungan magnesium dan kalium dalam kunyit membantu melawan dehidrasi dan menyeimbangkan kembali cairan tubuh yang keluar dari diare.

5. Mengurangi mual

Kunyit, ketika dicampur dengan bubuk lada hitam, dikatakan efektif meredakan mual saat dikonsumsi sendiri. Menarik, bukan?

Sebuah studi yang diterbitkan di Food Magazine pada 2017 menunjukkan bahwa menambahkan lada hitam membantu membuat manfaat bumbu kuning ini lebih optimal. Faktanya, kandungan curcumin dalam kunyit secara perlahan diserap ke dalam aliran darah setelah dikonsumsi. Anda akan kehilangan manfaat kunyit.

Nah, penelitian menunjukkan bahwa piperin dalam lada hitam mempercepat penyerapan curcumin dalam darah hingga dua ribu persen dan karenanya siap digunakan oleh tubuh. Piperine juga memperlambat pemecahan curcumin oleh hati, membuatnya bertahan lebih lama dalam darah.

Sekian artikel tentang Manfaat Kunyit semoga bermanfaat.

Baca Juga: