Faktor Penybab Kangker Paru

Berbagai faktor yang menyebabkan kanker paru-paru
Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling umum yang menyerang jutaan orang di seluruh dunia setiap tahun. Hingga saat ini, penyebab utama kedaruratan kanker masih belum pasti. Tetapi para ahli telah menemukan berbagai kemungkinan penyebab dan faktor risiko yang berkontribusi pada diagnosis kanker.

Penyebab kanker paru-paru

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan bahwa sekitar 90% dari kasus kanker paru-paru disebabkan oleh merokok. Berdasarkan penelitian, rokok mengandung racun yang memicu mutasi DNA. Pada dasarnya, tubuh terus memperbarui diri dengan membagi, mereplikasi dan membentuk sel-sel baru. Ketika terpapar racun dalam jumlah banyak, tubuh rusak dan tidak bisa diperbaiki. Seiring waktu, sel-sel tumbuh secara abnormal dan di luar kendali. Kondisi ini memicu perkembangan kanker.

Asap tembakau dan rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia karsinogenik, seperti nitrogen oksida dan karbon monoksida. Orang yang tidak merokok mungkin masih berisiko tertular kanker dengan menjadi perokok pasif.

Merokok bukan satu-satunya sumber racun yang dapat merusak kesehatan paru-paru dan menyebabkan kanker. Menghirup zat berbahaya, karsinogen (seperti karsinogen) seperti asbes dan radon, juga merusak sel-sel yang melapisi paru-paru. Seiring waktu, sel-sel akan tumbuh secara tidak normal dan akhirnya kanker akan berkembang. Beberapa bahan kimia berbahaya lainnya yang dapat ditemukan di tempat kerja adalah:

radon
asbes
arsenik
berilium
kadmium
Vinyl klorida
Senyawa nikel
Senyawa kromium
Produk berbasis batubara
Gas mustard
Klorometil eter
Limbah diesel.
Bahan kimia di atas dapat dicampur dengan udara yang Anda hirup. Karena tidak berbau dan tidak berasa, bahan kimia ini sulit dideteksi. Selain lingkungan kerja, bahan kimia ini juga ditemukan di rumah.

Faktor risiko lain yang berkontribusi pada kanker paru-paru
Beberapa faktor risiko lain yang perlu Anda ketahui adalah:

Sejarah keluarga. Anggota keluarga yang menderita kanker paru-paru lebih cenderung berkontribusi terhadap kanker paru-paru.
Usia. Kanker paru biasanya menyerang lansia. Anda berisiko lebih besar saat berusia 65 atau lebih. Usia rata-rata pasien kanker paru-paru adalah sekitar 70 tahun.
Riwayat penyakit paru-paru. Anda berisiko terkena kanker paru-paru jika Anda menderita penyakit paru-paru kronis, seperti TBC, bronkitis kronis, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit paru-paru ini menyebabkan peradangan dan jaringan parut di paru-paru yang dapat memicu kanker paru-paru.
Radioterapi dada. Terapi radiasi yang telah dilakukan untuk mengobati kanker lain dapat memicu kanker paru-paru, terutama jika Anda seorang perokok aktif.
Merokok sigaret Tidak banyak orang yang sadar akan risiko kanker paru-paru di hadapan perokok aktif.

Tarik napas bahan kimia karsinogenik dari asap rokok.
Model makanan. Nutrisi yang tepat diperlukan untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. Karena itu, kekurangan nutrisi juga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru.
Penting untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan paru-paru. Dengan mengelola faktor risiko, Anda dapat memperlambat perkembangan kanker paru-paru. Apalagi didukung oleh upaya untuk berhenti merokok. Berhenti merokok, Anda sudah membuat perbedaan besar.

Baca Juga :