Eduvex 2021: Menyesuaikan digitalisasi dengan dunia pendidikan

Eduvex-2021-Menyesuaikan-digitalisasi-dengan-dunia-pendidikan

Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan, di mana proses pembelajaran telah terganggu selama hampir dua tahun.

Dari sini terlihat adanya kesenjangan yang sangat besar antara masyarakat Indonesia dalam hal akses pendidikan. Mulai dari kesenjangan institusi pendidikan hingga perbedaan kemampuan sumber daya manusia.

Menyikapi situasi tersebut, Orbit360 dan Habibie Center menyelenggarakan Webinar Pra-Event Eduvex 2021

bertajuk “Digitalisasi dan Demokratisasi Pendidikan” pada Selasa (28/9/2021) sebagai salah satu upaya merumuskan solusi demokratisasi bagi dunia pendidikan. .

Dalam diskusi tersebut, digitalisasi dan demokrasi dibahas sebagai dua hal yang saling mendukung di era modern ini. Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Dr. Budi Djatmiko mengatakan demokrasi dalam konteks pendidikan berarti kesempatan yang sama bagi semua orang, tanpa membedakan ras, suku, agama, atau status sosial.
Baca juga:
Lapan Berencana Bantu Pengerjaan Pesawat Warisan BJ Habibie

Senada dengan pernyataan tersebut, Ketua Majelis Wali Amanat Habibie Center Dr. Ilham A. Habibie mengatakan bahwa digitalisasi merupakan alat untuk mewujudkan demokrasi di dunia pendidikan.

“Digitasi merupakan instrumen untuk mewujudkan demokratisasi dalam pendidikan.

Pasti ada gejolak atas sesuatu yang baru, tapi gejolak yang datang dengan digitalisasi pendidikan adalah hal yang lumrah,” kata Ilham.

Ia juga menyatakan bahwa digitalisasi sebenarnya merupakan upaya untuk mempermudah kehidupan manusia. Misalnya menjadi motor penggerak pendidikan di masa pandemi corona.

“Bagaimanapun, digital adalah alat. Bukan berarti digitalisasi menggusur dunia yang masih analog hingga saat ini. Itu menunjukkan dalam dunia pendidikan, koneksi internet yang baik. Tapi tetap butuh peran sebagai manusia,” imbuhnya.

Digitalisasi dalam dunia pendidikan juga harus mendorong proses transformasi pendidikan. Transformasi tersebut bahkan dapat mengubah sistem pendidikan secara keseluruhan. Guru dan siswa tidak lagi harus bertatap muka, dan sumber ilmu tidak lagi hanya bertumpu pada guru.
Baca juga:
Intel dan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mempersiapkan generasi yang melek AI

“Pendidikan akan bergeser. Dulu pendidikan dengan dosen, ilmu dengan dosen, hari ini tidak lagi.

Ilmu ada di mana-mana. Dosen bekerja sebagai pendamping, pembimbing,” jelas Budi.

Untuk itu, semua pihak yang berkecimpung dalam dunia pendidikan harus mempersiapkan diri menghadapi proses digitalisasi yang masif yang sedang berlangsung dan beradaptasi sebaik mungkin agar proses transformasi yang sedang berlangsung dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara merata.

Menanggapi tantangan tersebut, Dr. Ilham A. Habibie yang juga co-founder Orbit360 akan menyelenggarakan Education Virtual Expo (EDUVEX) pada tahun 2021 untuk mempromosikan adaptasi dunia pendidikan terhadap teknologi digital.

Eduvex adalah pameran pendidikan virtual yang bekerja sama dengan 100 peserta pameran universitas terkemuka di seluruh Indonesia dan mengundang lebih dari 50.000 siswa dan guru. Eduvex 2021 akan berlangsung secara online/virtual mulai 19 hingga 21 November 2021.

Selain pameran virtual, Eduvex 2021 juga menghadirkan sesi webinar, talk show, teacher workshop dan sesi menarik lainnya yang semuanya dapat dengan mudah diikuti dari mana saja menggunakan perangkat berkemampuan internet.

Baca Juga :

nac.co.id
futsalin.id
evitdermaclinic.id
kabarsultengbangkit.id
journal-litbang-rekarta.co.id
jadwalxxi.id
gramatic.id
tementravel.id
cinemags.id
streamingdrama.id
snapcard.id
katakan.id
cpdev.id